
Tim nasional basket pelajar putri Indonesia meraih medali perunggu pada 9th Asian School Basketball Championships (ASBC) 2025 setelah mengalahkan Hong Kong 59-39 di GOR Manahan, Solo, Sabtu.
Indonesia sempat tertinggal di awal laga meski dua poin pertama datang dari tembakan gratis Komang Mariani Puteri Sekar Sari. Hong Kong bahkan sempat unggul lima angka, sebelum Kartika Hatta Mahanani mencetak tripoin penutup kuarter pertama untuk membawa Indonesia memimpin 14-10.
Di kuarter kedua, Indonesia sempat memperlebar jarak hingga 12 poin (25-13), namun Hong Kong mampu memangkas margin menjadi tiga angka di akhir paruh pertama (25-22).
Selepas jeda, Indonesia tampil lebih dominan. Dalam 20 menit tersisa, Srikandi Merah Putih menambahkan 34 poin, sementara Hong Kong hanya mencetak 17 angka, hingga skor akhir 59-39 memastikan medali perunggu bagi Indonesia.
Secara statistik, Indonesia mencatat akurasi 30 persen (21 dari 68 percobaan) dengan efektivitas tembakan free throw 56 persen (9 dari 16 percobaan). Meski catatan tersebut belum maksimal, performa kolektif cukup untuk mengamankan kemenangan.
Putu Kezia Angelie Setiawan menjadi motor utama dengan torehan 19 poin, termasuk 12 angka dari tripoin. Komang Mariani Puteri mendominasi paint area dengan 17 rebound ditambah 3 assist, sementara Berlian Yesi Triutari menyumbang 10 poin dan 7 rebound.
Kemenangan ini membuktikan Timnas Putri Indonesia berhasil bangkit setelah kegagalan di semifinal, sekaligus memastikan posisi ketiga pada 9th Asian School Basketball Championships 2025.